Selasa, 20 Juli 2010

Linux bootable flashdisk

Tidak hanya Ms windows, Linux pun bisa kita buat bootable melalui flashdisk. Untuk membuat Linux bootable melalui flashdisk langkahnya lebih mudah dibanding dengan langkah untuk membuat Ms windows bootable melalui Flashdisk.
Langkah untuk membuat bootable Linux/Unix akan saya coba uraikan pertahapan.

Langkah 1

Silahkan siapkan dahulu Flashdisk minimal 1 Gb selanjutnya download Unetbootin disini untuk windows dan untuk Linux

Langkah 2

Jalankan Unetbootin, maka akan tampil seperti tampilan dibawah ini

Tampilan awalLangkah 3

Pilih file yang akan dibuat, Distribution digunakan jika file yang akan dibuat dengan cara men-download langsung.

Diskimage digunakan jika file yang digunakan berupa file ISO. Custom digunakan sesuai settingan sendiri.

Untuk Type akan secara otomatis mereferensi ke USB flashdisk yang sudah dicolokkan (jika dicolokkan sebelum Unetbootin dijalankan)

Langkah 4

Tinggal di OK proses akan berjalan

Tinggal nunggu sampai selesai terus di Exit dan flashdisk siap untuk dibuat booting Linux.

Selain dapat digunakan untuk Linux unetbootin bisa digunakan juga untuk membuat bootable dari file-file ISO yang Under Linux/Unix seperti : Hiren’s Live CD, Mikrotik, dll (sudah saya coba gan untuk Hiren’s dan mikrotik dan ternyata berhasil).

Minggu, 18 Juli 2010

Lowongan Kerja Terbaru

Ini hanya percobaan apakah dengan memberikan backlinks ke blog yang masih baru, akan membuat blog baru itu cepet terindeks di google. Adapun yang menjadi target adalah sebuah blog baru dengan 10 artikel yang berisi informasi lowongan kerja
Dalam blog tersebut juga ada lowongan terbaru untuk pekerjaan di bulan juli. Sudah seminggu blog mengudara namun belum juga google mengindeks blog tersebut. He he he he he.
Padahal blog yang satunya yang berisi tutorial code sudah terindeks dengan baik. Walaupun artikel yang berisi tentang tutorial unmanaged vps masih juga belum nampang di google. Kita tunggu saja,...

Rabu, 14 Juli 2010

export import mysql command line

phpMyAdmin can be used to export or backup MySQL databases easily. However, if the database size is very big, it probably won’t be a good idea. phpMyAdmin allows users to save database dump as file or display on screen, which involves exporting SQL statements from the server, and transmitting the data across slower network connection or Internet to user’s computer. This process slow the exporting process, increase database locking time and thus MySQL unavailability, slow the server and may simply crash the Apache HTTPD server if too many incoming web connections hogging the system’s resources.

The better way to backup and export MySQL database is by doing the task locally on the server, so that the tables’ data can be instantly dumped on the local disk without delay. Thus export speed will be faster and reduce the time MySQL database or table is locked for accessing. This tutorial is the guide on how to backup (export) and restore (import) MySQL database(s) on the database server itself by using the mysqldump and mysql utilities. There are basically two methods to backup MySQL, one is by copying all table files (*.frm, *.MYD, and *.MYI files) or by using mysqlhotcopy utility, but it only works for MyISAM tables. Below tutorial will concentrate on mysqldump which works for both MyISAM and InnoDB tables.
How to Export or Backup or Dump A MySQL Database
To export a MySQL database into a dump file, simply type the following command syntax in the shell. You can use Telnet or SSH to remotely login to the machine if you don’t have access to the physical box.
mysqldump -u username -ppassword database_name > dump.sql
Replace username with a valid MySQL user ID, password with the valid password for the user (IMPORTANT: no space after -p and the password, else mysqldump will prompt you for password yet will treat the password as database name, so the backup will fail) and database_name with the actual name of the database you want to export. Finally, you can put whatever name you like for the output SQL dump file, here been dump.sql.
The while data, tables, structures and database of database_name will be backed up into a SQL text file named dump.sql with the above command.
How to Export A MySQL Database Structures Only
If you no longer need the data inside the database’s tables (unlikely), simply add –no-data switch to export only the tables’ structures. For example, the syntax is:
mysqldump -u username -ppassword –no-data database_name > dump.sql
How to Backup Only Data of a MySQL Database
If you only want the data to be backed up, use –no-create-info option. With this setting, the dump will not re-create the database, tables, fields, and other structures when importing. Use this only if you pretty sure that you have a duplicate databases with same structure, where you only need to refresh the data.
mysqldump -u username -ppassword –no-create-info database_name > dump.sql
How to Dump Several MySQL Databases into Text File
–databases option allows you to specify more than 1 database. Example syntax:
mysqldump -u username -ppassword –databases db_name1 [db_name2 ...] > dump.sql
How to Dump All Databases in MySQL Server
To dump all databases, use the –all-databases option, and no databases’ name need to be specified anymore.
mysqldump -u username -ppassword –all-databases > dump.sql
How to Online Backup InnoDB Tables
Backup the database inevitable cause MySQL server unavailable to applications because when exporting, all tables acquired a global read lock using FLUSH TABLES WITH READ LOCK at the beginning of the dump until finish. So although READ statements can proceed, all INSERT, UPDATE and DELETE statements will have to queue due to locked tables, as if MySQL is down or stalled. If you’re using InnoDB, –single-transaction is the way to minimize this locking time duration to almost non-existent as if performing an online backup. It works by reading the binary log coordinates as soon as the lock has been acquired, and lock is then immediately released.
Syntax:
mysqldump -u username -ppassword –all-databases –single-transaction > dump.sql
How to Restore and Import MySQL Database
You can restore from phpMyAdmin, using Import tab. For faster way, upload the dump file to the MySQL server, and use the following command to import the databases back into the MySQL server.
mysql -u username -ppassword database_name < dump.sql
The import and export of MySQL database not only is important to recover the data when disaster strikes, but also provides an easy way to migrate or move to another server, such as when switching web hosting providers. However, do note that one common problem – character set encoding. Newer release of mysqldump uses UTF8 as its default charset if nothing is specified, while older versions (older than 4.1 typically) use Latin1 as default characterset. If you database charset is Latin1 and dump in UTF8 collation, the data may ends up become simply rubbish, garbled, or unreadable (frequently happen with WordPress blog). If this case, use –default-character-set=charset_name option to specify the character set or convert the database to UTF8.

Selasa, 13 Juli 2010

(98)Address already in use: make_sock: could not bind to address [::]:8000 (98)Address already in use: make_sock: could not bind to address 0.0.0.0:80

Pas lagi setting apache di vps centos, habis klik save, trus restart apache, ada error kayak gini :
(98)Address already in use: make_sock: could not bind to address 0.0.0.0:80
no listening sockets available, shutting down
Setelah tanya sana-sini, akhirnya ketemu, cara memperbaiki :
netstat -tulpn| grep :80
tcp 0 0 0.0.0.0:8028 0.0.0.0:* LISTEN 5476/(squid)
tcp 0 0 :::80 :::* LISTEN 5474/squid
Nah, berarti portnya lagi dpake sama squid. Ketikkan perintah berikut :
killall -9 squid
service httpd restart
Dah, beres deh

contoh konfigurasi my.cnf

Contoh konfigurasi my.cnf . Sangat bermanfaat untuk optimasi mysql supaya tidak makan banyak resource. Terutama untuk vps yang resourcenya terbatas. Copy paste konfig berikut di /etc/my.cnf , kemudian restart mysql. Supaya wordpressnya lancar
[mysqld]
port            = 3306
socket          = /var/lib/mysql/mysql.sock
skip-locking
key_buffer = 16K
max_allowed_packet = 1M
table_cache = 4
sort_buffer_size = 64K
read_buffer_size = 256K
read_rnd_buffer_size = 256K
net_buffer_length = 2K
thread_stack = 64K
skip-bdb
skip-innodb

[mysqldump]
quick
max_allowed_packet = 16M

[mysql]
no-auto-rehash
#safe-updates

[isamchk]
key_buffer = 8M
sort_buffer_size = 8M

[myisamchk]
key_buffer = 8M
sort_buffer_size = 8M

[mysqlhotcopy]
interactive-timeout

Jumat, 02 Juli 2010

Tutorial SSH tunnel menggunakan ubuntu linux

Gunakan Mozilla Firefox, bukan kenapa-kenapa sih.. soalnya di Ubuntu default browsernya Firefox. :p  Mulai…  Buka Terminal (Application –> Accessories –> Terminal)  kemudian ketik berikut ini :      ssh username@server -D port -C  Contohnya, saya kebetulan punya sebuah account hasil “dolanan nakal”. Lalu saya ketikkan begini :      ple-q@ple-q-desktop:~$ sudo ssh cyberdog@shell.*******.com -D 4569 -C  Trus masukkan password ssh account seperti biasa. Kalo udah bisa masuk ke dalam server, maka perjalanan kita sudah 50%.  Selanjutnya tinggal konfigurasi Firefox. Masuk ke bagian preference. Trus Advance –> Network –> Setting. Kosongkan semua field yang ada disitu. Trus dibagian field SOCK Host masukkan “127.0.0.1″ dan “4569″ dibagian port. Inget ya, kamu bebas masukin port-nya, disini aku ngasih contoh port 4569. Pokoknya antara port yang dimasukkan ketika melakukan koneksi ssh dengan port yang ada di browser harus sama.  Kalo udah, coba browsing atau masukkan url : http://www.cmyip.com

manajemen user dan group di linux

User adalah bagian yang sangat penting dari sebuah sistem opreasi, karena user adalah komponen dari sistem komputer yang dihubungkan oleh sistem operasi agar dapat mengerjakan perintah-perintah atau instruksi-instruksi yang diberikan oleh user.User berperan penting karena user adalah pemegang kekuasaan penuh terhadap sistem operasi, apabila terjadi kesalahan instruksi maka sebuah sistem operasi bisa mengalami crash atau kerusakan. Dalam linux user terbagi menjadi dua bagian, yaitu super user (root) dan user biasa yang termasuk dalam golongan/group users. User root adalah Super User dalam sebuah sistem linux, setiap mesin linux pasti mempunyai user root, user ini sangat tidak dianjurkan untuk pemakaian sehari-hari dikarenakan user ini memiliki semua akses ke semua system file dalam linux. Ini akan sangat berbahaya apabila terjadi kesalahan dalam pemakaiannya.


Untuk mengidentifikasi user root biasanya ditandai dalam shell/bash linux dengan tanda #, sedangkan user biasa ditandai dengan $. User biasa memiliki hak terbatas terhadap direktory file dan system file terkecuali jika permition file nya diperbolehkan oleh root (ini berkaitan dengan ‘chmod’ akan dibahas di edisi mendatang), user ini memiliki hak tidak terbatas pada home direktorynya sendiri; (misalnya: /home/dendy) dan temporary directory (/tmp).
mengubah user hanya bisa dilakukan di dalam root dan tidak bisa di lakukan di tempat user.
Jika dibandingkan dengan sistem operasi windows root adalah Administrator Account sedangkan user biasa adalah user-user lain yang merupakan Limited Account. Dalam linux daftar user dapat dilihat di sebuah file /etc/passwd disana dapat dilihat user-user yang sudah ada beserta UID dan groupnya dengan perintah : ~# more /etc/passwd sebagai root.
Membuat User di Linux
Untuk membuat sebuah user di linux (dalam hal ini menggunakan distro slackware 12) kita dapat mengetikkan syntax di bash/shell linux useradd namauser contohnya :
# useradd dendy
#
Namun pada distro slackware 12 sudah diberikan sebuah tools yang mempermudah pembuatan user, yaitu adduser. Dengan menggunakan tools ini untuk membuat user cukup dengan mengetikkan adduser namauser kemudian setelah itu akan ada insturksi-instruksi untuk melengkapi pembuatan user hingga passwordnya, pembuatan contohnya :
Tidak semua form harus diisikan, seperti contoh diatas ada beberapa form yang dibiarkan default, setelah memasukkan username tinggal enter sampai pembuatan account selesai.
Set/Reset Password User di Linux
Lupa password adalah hal yang sering terjadi pada user, ini biasanya disebabkan oleh kelalaian user. Namun hal ini bisa diatasi oleh root, user root dapat mereset password user-user yang ada di mesin linux itu sendiri. Hal yang paling berbahaya adalah lupa password root, walaupun ini bisa diatasi tapi akan lebih sulit untuk dilakukan.
Untuk mereset dan mengeset password di linux digunakan perintah passwd. Nah untuk mengeset dan mereset password sendiri cukup dengan perintah diatas tanpa dibubuhi atribut/opsi dibelakangnya. Hanya saja apabila root ingin mereset password user lain setelah passwd ditambah dengan namauser yang akan di set/reset. Contohnya :
$ passwd set/reset password user yang sedang login
# passwd dendy set/reset password user dendy
Setelah mengetikkan syntax diatas maka akan keluar form password dan ikuti petunjuknya sehingga password berhasil diganti dan mengeluarkan pesan “password changed.”
Modifikasi User di Linux
Untuk memodifikasi user di linux cukup dengan menggunakan perintah usermod, namun ada beberapa opsi yang terdapat pada usermod antara lain; user id (UID), group user, home direktory, shell login, comment (description), login name dll. Pada kesempatan ini hanya akan dibahas beberapa opsi diatas.
# usermod -u 2008 dendy
Ini akan mengganti user ID fadhly menjadi 1024, user ID merupakan identitas sebuah user yang berupa angka yang uniq.

# usermod -g root dendy
Ini akan mengganti user group fadhly menjadi root, user group adalah kelompok user yang memiliki privilage tertentu.
# usermod -d /home/dendy dendy
Ini akan mengganti home directory dendy ke /home/dendy, home direktori adalah direktori kerja pada sebuah user. Jika diibaratkan pada windows, home direktory adalah My Documents.
# usermod -c “aryandie” dendy
Ini akan mengganti comment user fadhly menjadi aryandie Comment adalah description atau Full Name dari sebuah user.
# usermod -s /bin/bash dendy
Ini akan mengganti shell login user fadhly menjadi /bin/bash. Shell login adalah terminal console program pada linux.
# usermod –l ridha dendy
Ini akan mengganti login name user fadhly menjadi ridha, login name adalah nama yang dipakai untuk login ke sebuah mesin linux, login name bukan merupakan description atau full name. Login name dapat berupa sesuatu yang tidak berhubungan dengan full name user
manajemen user merupakan sesuatu yang penting, karena jika salah sistem kita bisa down karena itu.
Menambah user baru :
#adduser
atau
#useradd
Mengeset Password user:
#passwd nama_user
Mereset password sendiri
#passwd
$passwd
Mengganti / mengedit user
# usermod
Mengganti Group
# chgrp
Mengganti login user
# usermod -l nama_baru nama_lama
Mengganti Keterangan / Comment user
# usermod -c keterangan nama_user
Menghapus user dan home direktorinya
# userdel -r nama_user